Showing posts with label Perintah DOS. Show all posts
Showing posts with label Perintah DOS. Show all posts

Proteksi Folder Windows Tanpa Software Khusus

Folder-folder penting dan rahasia agar tidak mudah diakses oleh orang lain sebaiknya diberikan perhatian khusus berupa pemberian proteksi demi keamanan data yang ada di dalam folder tersebut. Apalagi proteksi ini untuk melindungi hak akses seorang anak ke folder khusus orang dewasa.

Cara memproteksi folder pada windows cukup gampang yaitu hanya dengan menggunakan perintah dari prompt drive atau Command Prompt.
Sudah tau Apa itu command prompt ? kalau sudah tau terus alinea berikutnya tapi kalau belum tau apa itu command prompt berikut ini definisinya menurut Blog Belajar Ilmu Komputer yaitu command prompt adalah perintah-perintah yang dapat diberikan kepada komputer melalui prompt drive seperti perintah DIR, COPY, VER, SYS, REN, MD, CD, CLS, FORMAT, FDISK dll.

Berikut ini perintah untuk memproteksi folder pada windows xp. Dan dalam prkatek kali ini saya menggunakan windows xp service pack 2.

Sebelumnya mohon maaf karena artikel ini tidak dilengkapi dengan gambar karena demi meringankan akses blog ini dan berikut cara memproteksi folder agar tidak bisa diakses oleh pengguna komputer lain.

Jalankan Command Prompt dengan cara klik Start - All Programs - Accessories - Command Prompt.

sebagai contoh kita akan memproteksi folder DATA yang ada di drive D, maka perintahnya adalah :

Menampilkan Hidden File Folder Terserang Virus

Permasalahan kerusakan file, kehilangan file, file terhidden/disembunyikan virus, folder diubah menjadi folder.exe a(executable), hal semacam ini sudah sering sekali dipertanyakan dan sudah banyak yang menulis di blog/web mereka sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut.

Hari ini virus tersebut ternyata belum tamat juga... karena hari ini terbukti pertanyaan itu muncul kembali di Facebook group Belajar Ilmu Komputer (bagi yang mau join dan share ilmunya dipersilahkan) yang memang saya buatkan sebagai tempat bertukar pikiran dan menyampaikan pertanyaan serta sharing tentang ilmu komputer.

Dengan adanya pertanyaan tersebut akhirnya saya harus menulis juga artikel ini meski artikel ini sudah berjubel di internet toh tetap pasti ada manfaatnya khususnya sobat-sobat blogger maupun pengunjung setia yang sering berkunjung ke BIK Pemula ini agar tidak sulit menemukan artikel mengembalikan file dan folder yang disembunyikan virus serta tips menghadapi virus lainnya.

Ayo kita mulai dengan cara mengatasi file atau folder yang berubah menjadi exe tersebut agar file atau folder yang sudah disembunyikan oleh virus bisa kembali seperti semula.

Cara Mengubah Warna Tampilan Jendela DOS Command

Menyebut namanya saja sudah terbayang bahwa command prompt terdiri dari dua (2) warna saja yaitu hitam dan putih. Setiap kali membuka command prompt (cmd) yang terlihat adalah latarbelakang berwarna hitam dan teks berwarna putih.

Sebenarnya tampilan command prompt ini bisa diubah warnanya sesuai dengan keinginan kita sendiri, misalnya saya ingin mengganti latarbelakang berwarna biru dan teks atau tulisan berwarna kuning atau latar belakang berwarna putih dan teks berwarna biru.

Untuk melakukan perubahan atas warna dari tampilan jendela command prompt harus diperhatikan format warna dalam bentuk angka sebagai berikut :

0 = Black
1 = Blue
2 = Green
3 = Aqua
4 = Red
5 = Purple
6 = Yellow
7 = White
8 = Gray
9 = Light Blue
A = Light Green
B = Light Aqua
C = Light Red
D = Light Purple
E = Light Yellow
F = Bright White
Setelah mengetahui format warna yang dapat digunakan pada dos command color, maka selanjutnya adalah cara melakukan perubahan terhadap warna tampilan jendela command prompt.

Perintahnya adalah :

Color warnalatarbelakangwarnateks

Contoh :

Color 17

Penjelasan :
1 adalah warna latarbelakang = Blue = biru
7 adalah warna teks = white=putih
Jadi warna jendela jendela dos command adalah berlatarbelakang warna biru dan teks atau tulisan berwarna putih.

Penjelasan Perintah DOS COPY dalam Jaringan

Mohon maaf apabila pada postingan tentang perintah COPY menggunakan dos prompt kali lalu belum begitu jelas sehingga sengaja saya melengkapi postingan kali ini untuk memperjelas postingan perintah COPY pada kesempatan sebelumnya.
Pada postingan pertama itu sebenarnya adalah menjelaskan perintah copy pada komputer yang berada dalam jaringan dan komunikasi pada jaringan tersebut berjalan dengan baik artinya semua komputer yang ada dalam jaringan bisa saling terkoneksi dan berkomunikasi dengan baik.

Sebagai bahan percobaan untuk melengkapi postingan sebelumnya, kami melakukan percobaan copy file antar 2 (dua) unit komputer dalam jaringan dengan sistem operasi windows xp service pack 2 (sp2) yaitu antara unit komputer dengan nama STMIK2 dan STMIK3. komputer STMIK2 sebagai asal file (source) yang akan di copy, sedangkan komputer STMIK3 kami gunakan sebagai komputer target untuk menempatkan hasil copy file.


Pada komputer STMIK2 dibuatkan sebuah folder dengan nama FOLDER1 pada drive D. selanjutnya folder tersebut diisi dengan file lagu1.wav, lagu2.wav, lagu3.wav, Document1.txt, Document2.txt, Document3.txt dan dos2.gif. Jadi terdapat 7 buah file dalam folder FOLDER1. File-file inilah yang nantinya akan di copy ke komputer STMIK3. Pada komputer STMIK3 juga dibuatkan sebuah folder dengan nama folder LAGU yang nantinya digunakan untuk menampung file hasil copy dari komputer STMIK2.

Yang perlu diingat sebelum melakukan perintah COPY dalam jaringan pada command prompt, perhatikan apakah antara kedua komputer tersebut sudah terkoneksi dengan baik atau belum, bila belum silahkan perbaiki koneksi terlebih dahulu. Selain koneksi antar komputer STMIK2 dan STMIK3 yang tidak kalah pentingnya adalah folder yang menempatkan file-file yang akan dicopy harus di sharing terlebih dahulu dalam hal ini folder FOLDER1 pada komputer STMIK2.

Sekarang mari kita mulai dengan perintah COPY dalam jaringan dan dilakukan dari komputer STMIK3.
Klik Start-Run kemudian ketik cmd dan tekan enter untuk keluar ke command prompt. Dari command prompt ketik d: enter untuk masuk ke drive D kemudian ketik cd lagu untuk masuk ke dalam folder LAGU.

Setelah masuk ke dalam folder LAGU, selanjutnya berikan perintah copy \\stmik2\folder1\*.* dan akhiri dengan menekan tombol enter maka hasilnya adalah seperti terlihat di bawah ini.

Gambar di atas menunjukkan bahwa perintah COPY pada command prompt dapat dilakukan untuk men-copy file-file yang berada dalam jaringan.

Selamat mencoba...

Berkirim Pesan Melalui Jaringan LAN

Berkirim pesan dalam sebuah jaringan adalah sesuatu yang menarik untuk diulas karena memberikan manfaat akan jaringan yang berguna sebagai alat komunikasi.

Bisa saja kita menggunakan sarana komunikasi antar teman kerja dalam sebuah perusahaan yang menggunakan telepon, tetapi tentu masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya bila dibandingkan dengan komunikasi menggunakan sarana jaringan Local Area Network (LAN).

Postingan kali ini tentang berkomunikasi dalam jaringan lokal menggunakan perintah DOS NET SEND.

Format perintah NET SEND adalah sebagai berikut :

NET SEND nama_komputer_tujuan/ip_komputer_tujuan pesan

contoh

NET SEND komputer1 Selamat Siang...
Sebelum melakukan pengiriman pesan terlebih dahulu harus mengetahui nama komputer tujuan atau nama komputer yang hendak dikirimi pesan.
Jika anda sebagai seorang manajer atau kepala bagian yang hendak mengirim pesan ke semua klien dalam jaringan maka tidak perlu menghafal semua nama komputer yang ada dalam jaringan tetapi bisa menggunakan karakter pengganti untuk semua unit komputer dalam jaringan yaitu karakter/huruf bintang (*).

Untuk mengirim pesan untuk semua komputer yang ada dalam jaringan, format perintahnya adalah sebagai berikut :

NET SEND * pesan

contoh :

NET SEND * Semua berkumpul di aula jam 10.30. ttd. Kabag Pemasaran
contoh di atas menyatakan bahwa seorang kepala bagian mengirimkan pesan kepada stafnya untuk hadir di aula pada jam 11.30.

Perintah net send juga banyak dimanfaatkan oleh para siswa/mahasiswa untuk berkomunikasi antar teman sekolah atau rekan mahasiswa lain untuk saling menukar jawaban dalam ujian misalnya (bukan mengajari yang ya...bila ketahuan resiko sendiri ya... ). Bila menggunakan pesan net send tentu pengajar/instruktur akan mengira bahwa kita sedang sibuk mengerjakan soal yang diberikan tapi ternyata kita sedang sibuk mengirim pesan untuk mendapatkan jawaban dari rekan seperjuangan hehehe...

Semoga perintah mengirimkan pesan ini dimanfaatkan untuk kebaikan dan bukan sebaliknya untuk mempermudah mendapat contekan dari teman sekolah/kuliah.

Selamat berkreasi dengan perintah NET SEND

Perintah DOS Copy File dalam Jaringan

Saya sendiri jarang sekali menggunakan perintah Disk Operating System COPY dalam jaringan, mengingat perintah copy file sekarang ini sudah berbagai banyak cara yang semakin mudah dilakukan sehingga jarang saya gunakan perintah copy dari DOS command.

Namun karena ada saudara kita yang bertanya bagaimana cara meng-copy file dari command prompt maka saya menyempatkan diri untuk menjawabnya dengan memposting tulisan ini. Sekedar ingin tahu itu lebih baik daripada tidak tahu sama sekali, jadi semua perintah yang sudah semakin jarang kita gunakan layak kita ketahui seperti perintah-perintah DOS.

Pada dasarnya perintah COPY ini sama dengan perintah copy local antar drive atau folder dalam komputer itu sendiri bedanya adalah menambahkan nama komputer yang hendak di copy filenya.
Selain nama komputer bisa juga menggunakan alamat IP (IP Address).

format perintahnya adalah :

copy \\NAMAKOMPUTER\FOLDER\nama file

atau

copy \\IP-ADDRESS\FOLDER\nama file

contoh permasalahan :
Saya sedang menggunakan komputer dengan nama komputer KOMPUTER1 hendak mengcopy file-file yang ada di KOMPUTER2 dalam folder DATA menggunakan perintah COPY pada DOS prompt.
Semua file hasil copy-an dari KOMPUTER2 akan disimpan di dalam folder DATAKU dalam KOMPUTER1.

Nah perintah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah :

masuk ke folder DATAKU dengan menggunakan perintah CD DATAKU
setelah itu ketik perintah berikut ini

copy \\komputer2\data\*.* ENTER

dengan perintah di atas maka semua file yang ada di KOMPUTER2 folder DATA akan ter-copy ke KOMPUTER1 folder DATAKU.

sekian semoga bisa membantu....

Flash Disk Full tapi File Tidak Kelihatan

Pernah mengalami hal seperti ini, Flash Disk bila di cek ternyata tidak ada file yang kelihatan tapi kenapa dikatakan penuh (full) saat melihat kapasitas flash disk tersebut.
Bila anda pernah mengalami berarti itu karena ulah sang preman dunia maya VIRUS yang menyembunyikan file-file yang ada pada flash disk.

Saya sendiri belum pernah mengalami tapi teman-teman yang sering membawa masalah tersebut kepada saya dan sayapun menggunakan cara-cara yang sederhana untuk mencari tahu apa saja sebenarnya isi dari flash disk tersebut dan alhasil semua data tersebut bisa dikembalikan dengan selamat.

Mau tau cara sederhananya ? mari ikut saya dalam langkah-langkah sederhana untuk mengembalikan file-file yang tidak kelihatan dalam flash disk berikut ini.

Pertama jalankan Command Prompt dengan cara klik Start-Run dan ketik CMD kemudian ENTER atau bisa juga dengan cara klik Start-All Programs-Accessories-Command Prompt.
Tapi sebelumnya pastikan bahwa Flash Disk sudah terpasang pada port USB di CPU komputer anda.
Setelah Flash Disk sudah terpasang dan anda sudah berada dalam Command Prompt, maka langka selanjutnya ketik perintah DOS pada command prompt dengan format perintahnya adalah :

c:\>F: ENTER

Perintah di atas adalah perintah untuk berpindah dari drive C (harddisk) ke drive F, asumsi bahwa drive flash disk adalah drive F
f:\>DIR /ah ENTER
Dimaksud dengan perintah di atas adalah menampilkan file-file dengan A=Atribut H=Hidden sehingga file-file yang disembunyikan bisa dapat dilihat termasuk semua foldernya.
Setelah melihat file-filenya maka selanjutnya adalah memindahkan file-file tersebut ke folder lain di hard disk agar bisa di baca caranya ketik perintah berikut ini :
sebelum me-copy file-file tersebut, buat terlebih dahulu sebuah folder baru dengan perintah sebagai berikut :

f:\>MD C:\DATABACKUP ENTER

Perintah untuk membuat sebuah folder atau directory baru di drive C, apabila anda hendak membuat folder di drive D maka ubah perintahnya menjadi :

f:\>MD D:\DATABACKUP ENTER

Dengan perintah di atas maka sebuah folder baru dengan nama DATABACKUP sudah dibuatkan pada drive C atau drive D.
Setelah itu lanjutnya ikuti perintah berikut ini :

f:\>COPY *.* C:\DATABACKUP ENTER
dengan perintah di atas maka semua file yang berada di flash disk sudah tercopy ke drive C dalam folder DATABACKUP.
Sampai di situ belum berakhir apabila anda memiliki beberapa folder dalam flash disk, karena perintah di atas tidak bisa mengcopy folder tetapi hanya file saja.
Nah kalau untuk folder biar gampang maka anda harus mengingat nama folder yang ada di flash disk (kalau takut lupa di catat saja) setelah melakukan perintah DIR /ah sehingga nantinya bisa di buka pada Windows Explorer.
Caranya adalah masuk dulu ke windows explorer setelah itu pada address pilih drive f (drive flash disk, kemudian masih pada address ketik perintah berikut
\\namadirectori ENTER. (contoh \\DATA kemudian tekan enter)
Dengan perintah tersebut maka semua file yang ada pada folder akan terlihat. Kalau belum terlihat juga coba klik menu Tools-Folder Options kemudian klik tab View dan pada menu Hidden Files and Folders pilih Show Hidden Files and Folder.

Selamat mencoba... 

Perintah DOS DIR

Perintah DIR adalah perintah DOS yang berfungsi untuk menampilkan file-file dalam sebuah drive atau folder aktif.

Perintah ini sama dengan perintah Copy pada postingan terdahulu yang sama-sama di jalankan dari prompt drive.
Perintah ini juga paling sering digunakan bagi yang sudah terbiasa bergaul dengan Command Prompt, tidak usah melanjutkan untuk membaca, tapi bagi yang belum terbiasa silahkan membaca dengan seksama dan coba praktekan perintah-perintah yang saya berikan disini.

Sebelum melakukan perintah DIR ada beberapa hal yang harus dimengerti seperti drive aktif, folder aktif.
Drive aktif adalah drive yang sedang diakses saat ini, sama juga dengan folder adalah folder yang sedang digunakan atau diakes saat ini.
Bagimana cara mengetahui kalau folder tersebut aktif atau sedang diakses saat ini ? Begini cara penjelasan menurut logika saya, Misalkan anda dari windows klik Start - Run kemudian ketik cmd dan tekan enter bila setelah itu cursor (tanda berbentuk karakater tanda kurang sebagai pemandu yang berkedip-kedip) berada pada C:\Document and Settings\user> maka drive yang aktif saat ini adalah drive C dan folder yang aktif adalah folder \Documents and Settings\ dan sub folder aktif adalah \user>.

Jadi bila anda memberikan perintah DIR (perintah boleh dengan huruf kecil semua), pada saat itu maka semua file dan directory yang di tampilkan adalah file dan folder yang berada di dalam sub folder \User>.

Berbagai bentuk perintah DIR, coba lakukan perintah (berwarna kuning) sebagai bahan percobaan dan sebagai awal latihan coba masuk ke directory windows kemudian jalankan perintah di bawah ini, caranya ketik perintah : cd\windows dan tekan Enter.

DIR Enter, perintah untuk menampilkan semua file dan semua ekstensi

DIR *.* Enter, perintah untuk menampilkan semua file dan semua ekstensi

DIR ?o*.* Enter, perintah untuk menampilkan nama file yang huruf kedua dari kiri adalah huruf O selanjutnya bebas dan ekstensinya bebas

DIR ??m*.* enter, perintah untuk menampilkan file-file yang huruf ketiga dari kiri adalah huruf m dan ekstensinya bebas

DIR *.c* Enter, perintah untuk menampilkan file-file yang nama filenya bebas dan ekstensi huruf pertamanya adalah huruf C

DIR ?o*.c* Enter, perintah untuk menampilkan nama file yang huruf keduanya dari nama file adalah huruf O dan huruf pertama dari ekstensi adalah huruf c

DIR ?????.* Enter, perintah untuk menampilkan nama file yang hanya memiliki 5 (lima tanda tanya) huruf atau lebih kecil saja, dan ekstensinya bebas

DIR *.?? Enter, perintah untuk menampilkan file-file dengan nama file bebas sedangkan ekstensinya hanya 2 (dua) huruf saja.

Mungkin itu sebagian perintah DIR yang dapat saya berikan, untuk selanjutnya anda bisa memcoba dengan variasi wildcard (caracter khusus * dan ?) pada perintah DIR sesuai dengan kebutuhan anda.


Selamat mencoba praktek dengan perintah DOS

Cara Sederhana Mengetahui Bad Sector Hard Disk

Komputer anda lambat ? atau bahkan sering hang ? kalau benar itu terjadi, memang banyak penyebab yang dapat menimbulkan komputer anda menjadi lambat antara lain karena terserang oleh virus, data yang tersimpan dalam hard disk terlalu besar kapasitasnya misalnya berupa film-film, foto-foto, selain itu juga bisa jadi karena hard disk anda sudah ada bad sectornya, sehingga proses akses data yang terjadi saat komputer di hidupkan mengalami gangguan pada bad sector sehingga proses baca atau tulis data pada media hard disk menjadi lambat karena terganggu dengan bad sector tadi.

Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah hard disk kita ada bad sectornya atau tidak, bisa menggunakan perintah dos CHKDSK seperti pada praktek kita hari ini atau bisa juga menggunakan software utility seperti Partision Magic, atau lainnya.
Seperti sudah saya sampaikan di atas bahwa kali ini kita mencoba melakukan pemeriksaan secara sederhana pada hard disk kita untuk mengetahui keadan hard disk kita apakah benar-benar sehat atau sedang sakit-sakitan (sakit karena bad sector ya ... :)

Lakukan cara berikut untuk mengetahui keadaan hard disk anda.
Dari Windows, klik menu Start - All Programs - Accessories - Command Prompt atau bisa juga dengan cara Klik Menu Start - Run, kemudian ketik CMD dan Enter. Kedua perintah di atas untuk mengarah kita kepada window atau jendela COMMAND PROMPT.

Dari Command Prompt ketik perintah CHKDSK C: (perintah boleh menggunakan huruf kecil atau besar sama saja) kemudian Enter, perintah ini untuk mengetahui atau cek hard disk di drive C. Perhatikan gambar di bawah ini.



Hasil dari perintah yang telah diberikan di atas antara lain seperti terlihat dalam gambar berikut ini :



Dari gambar di atas menyampaikan informasi berupa :
  • Total Disk Space, menyatakan besaran kapasitas maksimum dari hard disk
  • n Hiden Files (n menyatakan nilai tertentu), menyatakan besaran kapasaitas yang digunakan oleh file-file yang tersembunyi (file yang tersembunyi ini biasanya adalah file-file sistem operasi)
  • n Folders, menyatakan jumlah folder yang berada dalam satu drive
  • n Files, menyatakan n/Jumlah file yang berada di dalam satu drive
  • Bad Sector, menyatakan jumlah bytes yang terkena bad sector dalam satu drive (jika 0(nol) bytes berarti hard disk anda adalah Sehat dan bilah lebih besar dari 0 (nol) maka hard disk anda sudah ada Bad Sector-nya jadi waspadalah karena dengan adanya bad sector kemungkinan terjadi kerusakan data dapat terjadi kapan saja)
  • Available, menyatakan kapasitas hard disk dalam satu drive yang masih bisa digunakan untuk menyimpan data.
Sekian, semoga bermanfaat...

Perintah DOS Copy file

Banyak cara untuk memperbanyak, menggandakan atau membackup file-file. Pada saat ini sudah banyak utility yang bisa digunakan untuk meng-copy file, namun tidak salah bila kita juga harus mengetahui perintah-perintah DOS (Disk Operating System), seperti menggandakan file atau sering disebut meng-copy file.

Ada beberapa perintah di DOS Prompt yang sering digunakan antara lain : COPY, DIR (derectory), DEL (delete), MD (make directory), RD (remove directory), LABEL, FORMAT.
Pada postingan ini hanya perintah untuk meng-copy saja sedangkan untuk perintah yang lainnya akan menyusul.

Sebelum menjalankan perintah copy ada baiknya kita mengenal dulu yang namanya prompt drive dimana, prompt drive ini merupakan tempat untuk diketikan perintah dar user untuk komputer termasuk perintah meng-copy file.
Yang dimaksud dengan prompt drive yaitu tanda C:\>

C: pada tanda di atas menyatakan drive yang sedang aktif yaitu drive C, sedangkan tanda \> menyatakan root directory. Apabila tidak sedang dalam root directory maka akan ditambahkan nama sebuah folder di anatar tanda \ (back slash) dan tanda > (lebih besar). Misalkan saja kita berada dalam folder data maka prompt drive akan terlihat seperti : C:\DATA>

Mari kita mulai dengan perintah COPY
Semua perintah DOS tidak berpengaruh terhadap penggunaan huruf besar dan kecil (no case sensitif).
Format perintah COPY adalah : COPY drive_source:nama_file drive tujuan

Contoh : C:\>copy C:command.com d:
artinya menggandakan file COMMAND.COM yang berada di drive C:\> ke drive D:\> sehingga file COMMAND.COM berada di drive C:\> juga berada di drive D:\> (dua buah file yang sama)

Perintah DOS selain menuliskan nama file langsung, bisa juga menggunakan karakter khusus pengganti yaitu tanda * (bintang) dan tanda ? (tanya).

Cara penggunaan tanda * dan tanda ? dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut :

copy c:*.COM D:
artinya meng-copy file-file yang ada di drive C dengan nama file bebas tetapi harus berekstensikan COM ke drive D

copy D:COM?????.* c:
artinya meng-copy file-file yang tiga huruf depannya COM dan nama file selanjutnya (yang diwakili tanda tanya) bebas serta ekstensinya (yang diwakili bintang) bebas dari drive D ke drive C

copy D:??m*.?A* c:
artinya meng-copy file-file yang berada di drive D dengan nama file huruf ke tiga adalah huruf m dan ekstensi huruf kedua adalah huruf a dari drive d ke drive c.

selamat mencoba dengan mengembangkan perintah yang ada

Perintah DOS untuk memformat disk

Bagaimana caranya untuk memformat sebuah disket, hard disk, flash disk atau yang lainnya, di bawah ini adalah contoh perintah yang diberikan pada DOS prompt.

FORMAT volume [/FS:file-system] [/V:label] [/Q] [/A:size] [/C] [/X]
FORMAT volume [/V:label] [/Q] [/F:size]
FORMAT volume [/V:label] [/Q] [/T:tracks /N:sectors]
FORMAT volume [/V:label] [/Q] [/1] [/4]
FORMAT volume [/Q] [/1] [/4] [/8]
  • volume : Specifies the drive letter (followed by a colon), mount point, or volume name.
  • /FS : filesystem Specifies the type of the file system (FAT, FAT32, or NTFS).
  • /V : label Specifies the volume label.
  • /Q : Performs a quick format.
  • /C : Files created on the new volume will be compressed by default.
  • /X : Forces the volume to dismount first if necessary. All opened handles to the volume would no longer be valid.
  • /A : size Overrides the default allocation unit size. Default settings are strongly recommended for general use. NTFS supports 512, 1024, 2048, 4096, 8192, 16K, 32K, 64K. FAT supports 512, 1024, 2048, 4096, 8192, 16K, 32K, 64K, (128K, 256K for sector size > 512 bytes). FAT32 supports 512, 1024, 2048, 4096, 8192, 16K, 32K, 64K, (128K, 256K for sector size > 512 bytes). Note that the FAT and FAT32 files systems impose the following restrictions on the number of clusters on a volume : FAT: Number of clusters <= 65526, FAT32 : 65526 <>
  • /F:size : Specifies the size of the floppy disk to format (160, 180, 320, 360, 640, 720, 1.2, 1.23, 1.44, 2.88, or 20.8).
  • /T : tracks Specifies the number of tracks per disk side.
  • /N : sectors Specifies the number of sectors per track
  • /1 : Formats a single side of a floppy disk.
  • /4 : Formats a 5.25-inch 360K floppy disk in a high-density drive.
  • /8 : Formats eight sectors per track.

Pengikut Belajar Ilmu Komputer